0
Legenda Newcastle United Alan Shearer menyebut jajaran direksi The Magpies terlambat untuk mempekerjakan Rafael Benitez sebagai manajer, sebagiamana bayang-bayang degradasi kini kian jelas.


Hasil imbang 0-0 melawan Aston Villa pada akhir pekan kemarin, ditambah kemenangan Sunderland 3-2 atas Chelsea, membuat Newcastle diharuskan menang melawan Tottenham Hotspur di pekan terakhir dan berharap Sunderland kalah dua kali, selagi The Black Cats bisa membuat rivalnya turun kasta jika mampu mengalahkan Everton pada pertenghaan pekan ini.

Adapun Benitez baru dihadirkan pada pertengahan Maret kemarin usai pihak klub mendepak Steve McClaren, dan sejauh ini pria asal Spanyol itu telah memberikan 10 poin dari 27 yang tersedia.
Shearer pernah berada dalam situasi Benitez pada 2009 kemarin, dengan ia memimpin klubnya di delapan pertandingan terakhir sebelum akhirnya harus turun kasta.

Mengenai masa depan klubnya, Shearer menyatakan: “Tampaknya sulit bahwa Newcastle akan selamat,” tulisnya di The Sun. “Dan pihak klub harus menyalahkan dirinya sendiri, yang melakukan kesalahan sama seperti tujuh tahun lalu karena tidak memberikan manajer barunya cukup waktu.
“Pada 2009, saya ditunjuk sebagai manajer dengan delapan laga tersisa. Saya sudah tahu bahwa itu tidak cukup. Jika saya memiliki empat atau lima pertandingan lebih, saya yakin kami mampu menghindari degradasi itu.

“Kali in, Rafa Benitez hanya diberi 10 pertandingan untuk menyelamatkan Newcastle. Dan jika dia ditunjuk lebih awal, saya yakin klub itu tidak akan berada di posisi seperti sekarang. Ini terlambat, sangat terlambat. Lagi-lagi begitu.”

Posting Komentar

 
Top